seputarankita.com – Sebanyak 285 pelaku Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) di Kota Sukabumi mengikuti Pelatihan Penyuluhan Keamanan Pangan (PKP) yang digelar Dinas Kesehatan (Dinkes), Selasa 19 Agustus 2025.
Kegiatan tersebut menjadi upaya strategis untuk meningkatkan mutu pangan lokal agar lebih aman, sehat, dan berdaya saing di pasaran.
Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinkes Kota Sukabumi, Banyu Citra Anggara, mengatakan bahwa pelatihan ini sangat penting bagi UMKM. Pasalnya, mayoritas usaha kecil di Kota Sukabumi bergerak di sektor pangan rumah tangga.
“Per 2025, tercatat ada 283 IRTP dengan total 898 produk pangan. Angka ini terus bertambah sehingga perlu pembinaan agar kualitasnya terjamin,” ungkapnya.
Banyu menambahkan, setiap pelaku usaha diwajibkan memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPPIRT).
Melalui PKP ini, peserta yang telah memenuhi syarat akan mendapatkan sertifikat resmi sebagai jaminan bahwa produknya sesuai standar keamanan pangan.
Selain fokus pada tata cara produksi yang baik dan regulasi perizinan, peserta juga dibekali materi mengenai strategi pemasaran.
Hal ini diharapkan dapat membantu produk lokal Kota Sukabumi tidak hanya aman dikonsumsi, tetapi juga mampu bersaing dengan produk lain di pasar yang lebih luas.
Pelatihan ini, lanjut Banyu, sejalan dengan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi dalam mengembangkan SDM berbasis vokasi, meningkatkan pelayanan kesehatan, serta membentuk masyarakat yang inovatif, mandiri, dan agamis.
“Kami ingin UMKM pangan Kota Sukabumi tumbuh sehat, maju, dan berdaya saing,” tegasnya.
Untuk memperkuat pemahaman pelaku usaha, Dinkes juga menghadirkan narasumber dari Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H).
Mereka memberikan wawasan terkait pentingnya sertifikasi halal sekaligus mendampingi proses produksi agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dengan bekal dari PKP ini, para pelaku usaha diharapkan mampu menghasilkan produk yang berkualitas, higienis, dan memiliki legalitas resmi.
Pada akhirnya, langkah ini akan memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan daya saing UMKM Kota Sukabumi di tingkat regional maupun nasional. UM
Dinkes Sukabumi Latih 285 UMKM Pangan Soal Keamanan dan Sertifikasi Halal





