Disperkim Kerahkan Pasukan Bersihkan Matrial Paska Banjir di RTH Lapang Cangehgar

Disperkim Kerahkan Pasukan Bersihkan Matrial Paska Banjir di RTH Lapang Cangehgar
Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Sukabumi bergerak cepat untuk mengatasi dampak banjir yang terjadi di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Lapang Cangehgar.

seputarankita.com – Sukabumi – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi melakukan pembersihan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Lapang Cangehgar Palabuhanratu yang terdampak banjir pada Sabtu, 19 April 2025 malam lalu.

RTH yang menjadi salah satu titik favorit masyarakat Palabuhanratu untuk berolahraga dan berkegiatan itu dipenuhi lumpur serta material yang terbawa arus banjir dari Sungai Dahu. Guna mengatasi kondisi tersebut, sebanyak 30 personel Disperkim diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pembersihan.

“Lapang Cangehgar ini jadi perhatian karena merupakan ruang publik yang sering digunakan warga. Kami langsung instruksikan untuk dilakukan pembersihan,” ujar Sekretaris Disperkim Kabupaten Sukabumi, Herdiawan Waryadi, Sabtu (26/4/2025).

Menurutnya, banjir yang melanda Kecamatan Palabuhanratu tidak hanya terjadi sekali. Sejumlah titik terdampak bencana, termasuk Lapang Cangehgar, yang idealnya dibersihkan menggunakan alat berat. Namun, keterbatasan alat berat yang masih digunakan di lokasi lain membuat pembersihan dilakukan secara manual.

“Kami lakukan secara manual karena alat berat sedang difokuskan di titik terdampak yang lebih parah. Meski demikian, kami targetkan pembersihan dilakukan hingga tuntas,” jelas Herdiawan.

Ia memperkirakan proses pembersihan dapat memakan waktu satu hingga tiga hari, tergantung pada cuaca dan kondisi lapangan.

Pihaknya berkomitmen menjaga fungsi dan kebersihan RTH Lapang Cangehgar, mengingat perannya yang penting sebagai ruang publik bagi warga Palabuhanratu. “Kami ingin memastikan tempat ini kembali nyaman dan aman untuk digunakan masyarakat,” tambahnya.

Seperti diketahui, banjir yang terjadi pada 19 April malam membawa lumpur dan material dari kawasan hulu dan menggenangi beberapa titik di Kecamatan Palabuhanratu. Respons cepat pemerintah daerah diharapkan dapat meminimalisir dampak lebih lanjut dan memulihkan fungsi kawasan terdampak.

BACA JUGA:  Anggota DPRD Taopik Guntur Turunkan Alat Berat Bersihkan Sampah di Pantai Palangpang Geopark Ciletuh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *