seputarankita.com – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi, Sigit Widarmadi, mengeluarkan seruan penting bagi seluruh elemen ekonomi di wilayahnya. Ia menegaskan bahwa menjaga kondusifitas daerah bukan sekadar tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab kolektif demi keberlangsungan investasi.
Dalam keterangannya pada Rabu (4/2/2026), Sigit menyoroti bahwa arus modal yang masuk ke Sukabumi membawa efek domino (multiplier effect) yang signifikan. Investasi tidak hanya dipandang sebagai angka pertumbuhan di atas kertas, tetapi sebagai mesin utama pembuka lapangan kerja dan penggerak ekonomi kerakyatan.
Menurut Sigit, semakin sehat iklim investasi di sebuah daerah, semakin lebar pula pintu kesejahteraan bagi masyarakat lokal.
“Semakin banyak investasi yang masuk ke Kabupaten Sukabumi, maka peluang kerja dan kesejahteraan masyarakat juga akan semakin terbuka lebar,” jelasnya. Ia menekankan bahwa menjaga iklim usaha tetap sehat dan berkelanjutan adalah kunci utama agar Sukabumi tetap kompetitif di mata investor.
Terkait dinamika hubungan industrial yang kerap memanas, Sigit menawarkan pendekatan yang lebih humanis. Ia mengimbau agar setiap perselisihan antara pemberi kerja dan pekerja diselesaikan di meja perundingan, bukan melalui jalur konfrontasi yang merugikan kedua belah pihak.
“Ketika ada permasalahan, mari kita cari solusi terbaik. Dengan begitu, iklim usaha tetap kondusif dan hubungan industrial tetap harmonis,” tambahnya.
Melalui penguatan sinergi ini, Sigit optimistis Kabupaten Sukabumi dapat bertransformasi menjadi wilayah yang benar-benar ramah investasi, yang pada akhirnya akan bermuara pada peningkatan kualitas hidup warganya secara menyeluruh.Bim





