Perkuat Pondasi Keluarga, PKK Kota Sukabumi Gelar Pengajian di Rumdin Wakil Wali Kota

Perkuat Pondasi Keluarga, PKK Kota Sukabumi Gelar Pengajian di Rumdin Wakil Wali Kota
Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi menggelar pengajian rutin bulanan di Rumah Dinas Wakil Wali Kota, Senin (26/1/2026). FT : Ist

seputarankita.com – Rumah Dinas Wakil Wali Kota Sukabumi kembali menjadi pusat syiar dan edukasi bagi jajaran Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK). Pada Senin (26/1/2026) pagi, pengajian rutin bulanan digelar dengan fokus utama pada penguatan peran keluarga dan penanganan isu lingkungan hidup.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini dihadiri oleh pengurus dan kader PKK dari tingkat kota, kecamatan, hingga kelurahan se-Kota Sukabumi. Selain diisi dengan tausiah keagamaan, acara ini menjadi ajang strategis untuk menyosialisasikan program pemerintah daerah kepada para penggerak di tingkat akar rumput.

Keluarga sebagai Madrasah Utama Ketua TP PKK Kota Sukabumi, Kia Florita, dalam arahannya menekankan bahwa ibu memiliki peran sentral sebagai pendidik pertama dan utama (madrasah ula) bagi anak-anak. Menurutnya, fondasi moral dan karakter bangsa bermula dari pola asuh di dalam rumah tangga.

“Keluarga adalah madrasah pertama. Saya mengajak seluruh kader PKK untuk menjadi teladan, baik dalam menanamkan nilai agama kepada anak maupun dalam membangun kebiasaan hidup bersih di lingkungan masing-masing,” ujar Kia Florita.

Pesan tersebut diperkuat oleh Ustadzah Hj. Ai Rohayani dalam tausiahnya. Ia mengingatkan para jamaah bahwa pola asuh anak harus berlandaskan Al-Qur’an dan Hadis, di mana keteladanan orang tua menjadi kunci utama lahirnya generasi berakhlak mulia.

Edukasi Pengelolaan Sampah dari Rumah Tak hanya soal spiritual, pengajian kali ini juga menghadirkan perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi. Mengingat sampah masih menjadi tantangan besar kota, DLH mendorong peran aktif ibu-ibu PKK untuk memulai gerakan pemilahan sampah organik dan anorganik dari dapur masing-masing.

“Masalah sampah adalah tanggung jawab bersama. Kami mengimbau kader PKK untuk memelopori pemilahan sampah di rumah. Selain menjaga kebersihan, sampah yang terpilah bisa memiliki nilai ekonomi jika dikelola melalui Bank Sampah atau TPS 3R,” papar perwakilan DLH dalam sosialisasinya.

BACA JUGA:  Lantik 39 Pejabat Baru, Wali Kota Ayep Zaki Tekankan Kompetensi Hukum dan Melek Teknologi AI

Melalui integrasi antara nilai agama dan kepedulian lingkungan, Pemkot Sukabumi berharap kader PKK dapat menjadi motor penggerak terciptanya masyarakat yang tidak hanya religius secara batin, tetapi juga disiplin dalam menjaga kelestarian kota. Bim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *