Seleksi Akhir JPT Pratama Sukabumi: Wawancara Jadi Tahapan Krusial

Seleksi Akhir JPT Pratama Sukabumi: Wawancara Jadi Tahapan Krusial
Rangkaian seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di Pemerintah Kota Sukabumi masuki tahap wawancara dengan bobot nilai tertinggi / FT: Ist

seputarankita.com – Rangkaian seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di Pemerintah Kota Sukabumi tuntas dilaksanakan. Panitia Seleksi (Pansel) memastikan seluruh proses berjalan transparan dan hasil akhir akan segera diumumkan.

‎Ketua Pansel Nur Afandi menegaskan seluruh penilaian dilakukan objektif sesuai PermenPAN-RB Nomor 15 Tahun 2019.

‎“Setiap keputusan pansel bersifat kolektif dan direkap dalam berita acara. Tidak ada intervensi, semua murni berdasarkan hasil uji kompetensi, makalah, dan wawancara,” kata dia saat ditanya wartawan, Minggu (28/9/2025).

‎Rekapitulasi nilai dari keempat tahap seleksi akan segera dipublikasikan secara terbuka sebagai dasar penetapan pejabat definitif pada empat jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemkot Sukabumi.

‎Seleksi yang dimulai 24 Agustus 2025 ini kata dia, diikuti 22 peserta untuk empat posisi strategis. Tahapan dimulai dari verifikasi administrasi dan rekam jejak, dilanjutkan uji kompetensi oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) selama tiga hari.

‎Hasil penilaian BKN ujarnya, kemudian direkap sebagai dasar penentuan peserta yang berhak mengikuti tahap berikutnya.

‎Tahap penulisan makalah menjadi ujian penting berikutnya. Peserta diwajibkan menulis minimal tiga halaman berisi identifikasi masalah, gagasan strategis, serta inovasi yang akan dijalankan jika terpilih. Dari 22 peserta, satu tidak hadir karena mengikuti tes di tempat lain.

‎”Tahap terakhir adalah wawancara yang digelar hari ini. Bobot wawancara mencapai 35 persen dari total penilaian sehingga sangat menentukan hasil akhir,” tegasnya.

‎Peserta diuji kemampuan mempresentasikan makalah, menjawab isu-isu aktual, serta menunjukkan kapasitas kepemimpinan. UM

BACA JUGA:  Pemkot Sukabumi Buka Dialog Rutin, Warga dan Mahasiswa Bisa Sampaikan Kritik Langsung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *