TPT Ambrol dan Atap Rumah Beterbangan, Dampak Hujan Deras Disertai Angin di Cibadak

TPT Ambrol dan Atap Rumah Beterbangan, Dampak Hujan Deras Disertai Angin di Cibadak
Atap rumah warga rusak dan TPT di Kecamatan Cibadak ambruk setelah diterjang hujan deras dan angin kencang / FT: Ist

seputarankita.com – Hujan deras dibarengi angin kencang mengakibatkan satu unit rumah mengalami kerusakan dan tembok penahanan tanah (TPT) di Kecamatan Cibadak ambruk.

Dampak langsung akibat musibah itu atap rumah warga rusak akibat tersapu angin kencang serta tanah longsor yang mengancam permukiman.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cibadak, Daming Supriatna, melaporkan bahwa rangkaian kejadian bermula sekitar pukul 16.00 WIB.

Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, insiden pertama terjadi di Kampung Babakan Sirna RT 05 RW 13, Kelurahan Cibadak.

Hujan lebat mengakibatkan tanah longsor dan ambrolnya Tembok Penahan Tanah (TPT) sepanjang sekitar 4 meter dengan tinggi 2,5 meter.

“Longsoran TPT berdampak langsung pada halaman rumah milik Bapak M. Jaja dan berpotensi membahayakan struktur rumah Ibu Emi Suaemi yang berada di sekitar lokasi,” ujar Daming, Senin (02/02/2026).

Diperkirakan satu jam setelah kejadian pertama, tepatnya pukul 17.00 WIB, angin kencang yang menyertai hujan kembali menimbulkan kerusakan di Kampung Kebon Pala 1 RT 03 RW 07.

“Genting rumah milik Bapak Guntur Ginanjar beterbangan dan menyebabkan kerusakan ringan pada bagian atap,” tandasnya.

Tim P2BK Cibadak bersama pihak kelurahan, Forkopincam, serta perangkat RT dan RW setempat langsung melakukan koordinasi dan penanganan awal di lokasi.

Warga bergotong royong membersihkan material longsoran secara swadaya, sementara terpal darurat dipasang untuk mengantisipasi potensi longsor susulan karena kondisi cuaca masih berawan.

Meski tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi, BPBD Kabupaten Sukabumi mencatat kebutuhan mendesak berupa terpal dan karung untuk menahan material tanah agar tidak meluas.

Penanganan bencana melibatkan unsur Forkopincam Cibadak, Satpol PP, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Tagana, LPMK, serta masyarakat setempat.

Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seiring intensitas hujan yang masih fluktuatif di wilayah Kabupaten Sukabumi. UM

BACA JUGA:  Status Awas Ditetapkan BMKG, Sukabumi Perketat Kesiapsiagaan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *