Seputarankita.com,SUKABUMI – Cuaca Ektrim dengan kondisi hujan deras disertai angin kencang disertai petir sejak 15.30 WIB kemarin hingga malam hari Selasa (05/ 11/2024) menyebabkan sejumlah lokasi di Kota Sukabumi terdampak banjir akibat air limpasan, longsor dan sejumlah pohon tumbang. Akibatnya, sejumlah rumah rusak dan warga yang terdampak parah di evakuasi.
Badan Penganggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi merilis kembali data terbaru dari 66 titik bertambah menjadi 93 titik. Satu lokasi di wilayah Cikondang menjadi perhatian utama karena banjir cukup parah puluhan warga diungsikan karena rumahnya mengalami kerusakan parah karena terdampak banjir.
PJ Walikota Sukabumi Kusmana Hartadji pun ikut turun memantau hingga malam tadi. Untuk melihat situasi banjir di beberapa lokasi memastikan para korban mendapat penanganan dan bantuan dengan baik.
“ Musibah banjir tersebut, berasal dari curah hujan yang tinggi mengakibatkan meluapnya air sungai yang mengalami penyempitan di wilayah Cikondang,”jelas Kusmana.
Kusmana juga menambahkan, kejadian banjir memang terjadi diseluruh kecamatan di Kota Sukabumi, meski hingga saat ini, tidak ada laporan korban jiwa. Namun, beberapa warga yang memiliki disabilitas memerlukan penanganan kesehatan dan akan dibawa ke RSUD untuk perawatan lebih lanjut.
“Bersyukur warga bersama aparat setempat seperti RT dan RW sangat tanggap. Beberapa warga juga telah menyediakan tempat untuk pengungsian sementara bagi mereka yang terdampak, semoga situasi segera membaik dan kondisi banjir bisa surut tanpa menyebabkan kerugian yang lebih besar,”ucapnya.
Kusmana mengajak semua pihak, untuk terus bersinergi dalam menghadapi dan mengantisipasi bencana. Pemerintah Kota Sukabumi akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan langkah-langkah penanganan bencana berjalan optimal.

Sementara itu Kalak BPBD Kota Sukabumi Novian Rahmat dari kejadian bencana hingga pasca terjadinya bencana, sedikitinya 30 personil diturunkan. Dan banjir cukup parah ada di lokasi Cikondang.
“5 rumah warga terendam banjir, 1 unit rumah dengan kondisi jebol dan 63 warga mengungsi ke rumah tetangga maupun saudaranya,”bebernya. Rabu (6/11/2024)
Sedangkan daerah Baros jembatan merah 10 rumah warga terendam, 14 jiwa mengungsi karena khawatir banjir susulan, di Kebon Danas satu rumah tertimpa longsor tanah 6 orang mengunsi , di Legok Bitung Baros 13 rumah terendam 3 orang dievakuasi,
“ di daerah Limusnunggal 6 rumah terndam 1 rumah jebol pada dindingnya akibat limpasan air deras dan 30 orang diungsikan ke tempat aman,”terangnya.
Pasca bencana banjir, BPBD kembali mengerahkan personilnya bagi- bagi tugas bersama para relawan untuk melaksanakan bersih – bersih di rumah yang bekas terendam maupun terkena longsoran.
“Ya all team, kita bagi tugasnya untuk melaksanakan kerja bakti bersih bersih akibat dampak banjir. Terutama di wilayah Cikondang yang memang cukup parah,”tukasnya.





