Asmara Membawa Petaka, Seorang Pelajar di Kota Sukabumi Diciduk Polisi Saat Hendak Tawuran

Seorang Pelajar SMK di Kota Sukabumi, Digelandang Polisi Setelah Tertangkap Warga Saat Hendak Tawuran di Lembursitu

Seputarankita.com – SUKABUMI – Seorang pelajar SMK berinisial ANM (18) diamankan oleh warga Kampung Bojong Loa, Kelurahan Lembursitu, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, pada Minggu dini hari, 22 Desember 2024. Pelajar yang diduga hendak terlibat tawuran tersebut, diamankan setelah sempat melarikan diri bersama beberapa rekannya yang datang menggunakan sepeda motor.

Penyerahan pelaku kepada polisi dilakukan setelah sejumlah warga setempat mengamankan pria tersebut dalam keadaan terluka dan dalam kondisi mabuk. Menurut keterangan yang diperoleh, kejadian bermula pada pukul 03.15 WIB ketika warga Kampung Bojong Loa menerima informasi adanya sekelompok orang yang diduga akan melakukan tawuran di kawasan tersebut.

Warga yang mendapati situasi mencurigakan segera menginterogasi pelaku yang datang bersama sekitar tujuh motor, masing-masing berboncengan tiga orang. Saat ditanya oleh warga, kelompok tersebut langsung berusaha melarikan diri, namun satu orang berhasil ditangkap, yakni ANM, pelajar SMK asal Kampung Cisurupan, Desa Cijurey, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi.

Sementara itu, pelaku ditemukan dalam keadaan terluka di bagian pinggang kiri dan kepala. Diduga akibat perlawanan saat diamankan, ANM sempat mengalami luka lebam. Meski demikian, tidak ada korban jiwa atau kerugian materiil yang ditimbulkan akibat insiden tersebut.

Setelah diamankan oleh warga, pelaku dalam kondisi terpengaruh alkohol, yang diduga menjadi faktor pemicu terjadinya keributan dan kesalahpahaman dengan warga sekitar. Pihak Kepolisian Sektor Lembursitu yang menerima laporan dari warga segera mendatangi lokasi kejadian dan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang ada.

Salah satu saksi, seorang warga bernama U (50), yang melihat langsung kejadian tersebut, menjelaskan bahwa pelaku diduga memiliki masalah pribadi dengan warga setempat terkait asmara, yakni diduga pacarnya telah direbut oleh salah satu warga Kampung Lembursitu.

BACA JUGA:  PDAM Sukabumi 50 Tahun, Wali Kota Ayep Zaki Tegaskan Profesional Tanpa KKN

Hingga saat ini, pihak Kepolisian Sektor Lembursitu masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap peristiwa tersebut. Meski belum ada laporan resmi yang diterima terkait insiden tawuran ini, polisi memastikan akan terus mendalami motif di balik kejadian ini.

Untuk sementara, pelaku telah dijemput oleh orang tua dan dibawa pulang setelah proses pemeriksaan awal selesai. Ke depannya, pihak kepolisian akan melanjutkan proses hukum sesuai dengan prosedur yang berlaku, termasuk berkoordinasi dengan pihak terkait dan melaporkan perkembangan kejadian ini kepada pimpinan kepolisian setempat.

Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terprovokasi dan menghindari tindakan kekerasan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain, serta selalu mengedepankan penyelesaian masalah dengan cara damai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *