Gubernur Instruksikan Jembatan Sungai Cipalabuan Segera Dibongkar Atasi Banjir

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Instruksikan Agar Jembatan Sungai Cipalabuhan Segera Dibongkar Karena Kerap Jadi Pemicu Banjir Jika Curah Hujan Tinggi

Seputarankita.com – SUKABUMI – Jembatan Sungai Cipalabuan yang berada di area Dermaga Pelabuhan Perikanan Nusantara Palabuhanratu (PPNP), Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, mulai dibongkar, Minggu (9/3/2025).

Langkah ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari instruksi langsung Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, saat meninjau lokasi dan membersihkan kawasan tersebut, Sabtu (8/3/25) kemarin.

KDM menegaskan bahwa pembongkaran jembatan sepanjang lebih dari 8 meter dengan lebar lebih dari 7 meter ini bertujuan untuk mengatasi masalah banjir yang kerap terjadi di kawasan tersebut.

Ia menyebut salah satu penyebab banjir adalah pendangkalan sungai, meskipun pengerukan telah dilakukan pada Desember lalu. Selain itu, desain jembatan yang lurus disebutnya turut menghambat aliran air.

“Nanti jembatannya dibongkar, dibuat melengkung. Saya yang bangun jembatannya,” ujar Dedi dengan tegas.

Tak hanya jembatan, ia juga menyoroti kebiasaan warga yang masih membuang sampah sembarangan ke sungai serta kerusakan hutan akibat penebangan liar. Menurutnya, dua faktor ini semakin memperburuk kondisi lingkungan dan meningkatkan risiko banjir di masa depan.

“Warganya jorok buang sampah ke sungai, hutannya rusak, pohonnya dibabatin. Sampahnya macam-macam, kasur, bantal, guling, bahkan celana dalam ada,” ucapnya geram.

Sementara itu Bupati Sukabumi Asep Japar, menyampaikan bahwa pihaknya turut mengawal proses pembongkaran jembatan ini hingga selesai.

“Kami pastikan proses ini berjalan lancar, sesuai prosedur, dan tanpa hambatan,” kata Asjap sapaan akrab Bupati Sukabumi.

Pembongkaran jembatan dilakukan dengan menggunakan satu alat berat jenis backhoe dan melibatkan berbagai pihak, seperti Dinas PSDA Jawa Barat, Satpol PP Jawa Barat, Satpol PP Kabupaten Sukabumi, serta Pemerintah Kecamatan Palabuhanratu.

Asjap berharap dengan pembongkaran ini, aliran Sungai Cipalabuan dapat kembali normal dan bencana banjir tidak lagi terjadi di masa depan.

BACA JUGA:  Rakor CPUGGp Dorong Kawasan Geopark Naik Kelas

“Kami berharap setelah ini tidak ada lagi hambatan di aliran sungai dan masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan, terutama dalam hal menjaga kebersihan sungai,” pungkasnya. UM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *