Tegaskan Identitas Kota Toleran, FKUB Sukabumi Tunjukkan Harmoni Lewat Aksi Kemanusiaan

Tegaskan Identitas Kota Toleran, FKUB Sukabumi Tunjukkan Harmoni Lewat Aksi Kemanusiaan
Wakil Wali Kota Bobby Maulana bersama FKUB menggelar bhakti sosial untuk menuju Sukabumi sebagai simbol Kota Toleran / FT: Ist

seputarankita.com – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Sukabumi kembali menggelar kegiatan Bakti Sosial (Baksos) Lintas Umat Beragama ke-12 di Lapang Apel Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Sukabumi, Jalan Bhayangkara, Kecamatan Cikole, Sabtu, 14 Maret 2026.

Kegiatan yang mengusung tema “FKUB Peduli Sejahterakan Umat untuk Kota Sukabumi Bercahaya” ini dihadiri unsur pemerintah daerah, tokoh lintas agama, serta masyarakat.

Baksos tersebut menjadi ajang mempererat kebersamaan sekaligus menunjukkan kuatnya nilai toleransi di Kota Sukabumi.

Dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota Sukabumi menegaskan bahwa kerukunan antarumat beragama merupakan fondasi penting dalam menjaga stabilitas dan keharmonisan masyarakat.

Ia menyampaikan bahwa hubungan baik yang terjalin antarumat beragama di Sukabumi harus terus dipelihara agar menjadi contoh bagi daerah lain.

“Kebersamaan lintas agama ini adalah kekuatan kita. Ketika masyarakat hidup rukun dan saling menghormati, maka pembangunan daerah pun bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.

Menurutnya, suasana toleransi yang terbangun di Kota Sukabumi telah memberikan citra positif hingga ke tingkat internasional.

Hal itu dibuktikan dengan adanya undangan dari Pemerintah Guangzhou, Tiongkok, yang meminta Kota Sukabumi mempresentasikan praktik kerukunan antarumat beragama di daerah tersebut.

Ia menilai, kondisi sosial yang damai juga memberikan dampak luas bagi perkembangan daerah, termasuk meningkatkan kepercayaan pihak luar untuk menjalin kerja sama maupun investasi.

“Ketika suatu daerah dikenal aman dan harmonis, tentu kepercayaan dari luar akan meningkat. Itu menjadi nilai tambah bagi Kota Sukabumi,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sukabumi, Syamsul Fuad, menyampaikan bahwa berbagai upaya terus dilakukan untuk mempertahankan reputasi Sukabumi sebagai salah satu kota toleran di Indonesia.

Ia menyebutkan, berdasarkan hasil penilaian Setara Institute, Kota Sukabumi saat ini masih menempati peringkat pertama di Jawa Barat dan berada di posisi keenam secara nasional dalam indeks kota toleran.

BACA JUGA:  Ketua MUI Sukabumi Ukhuwah dan Kerukunan Kunci Kota Damai

Menurutnya, capaian tersebut harus terus dijaga melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat.

“Target kita tentu ingin meningkatkan posisi tersebut. Harapannya Kota Sukabumi bisa masuk lima besar bahkan tiga besar kota toleran di Indonesia,” jelasnya.

Melalui kegiatan bakti sosial lintas agama ini, FKUB berharap semangat kebersamaan dan kepedulian sosial semakin tumbuh di tengah masyarakat, sehingga nilai toleransi yang telah terbangun dapat terus terjaga di Kota Sukabumi. UM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *