Sembilan Jam Diperiksa, Ayep-Bobby Optimis Lolos Tes Kesehatan

Sembilan Jam Diperiksa, Ayep-Bobby Optimis Lolos Tes Kesehatan
Paslon Ayep Zaki-Bobby Maulana Sampaikan Keterangan Pers Usai Menjalani Tes Kesehatan di RSUD R. Syamsudin S.H/ Ist

seputarankita.com- SUKABUMI – Pasangan Ayep Zaki-Bobby Maulana optimistis lolos tes kesehatan yang dilakukan oleh tim dokter RSUD R. Syamsudin S.H. Keyakinan tersebut disampaikan Ayep, saat menjawab pertanyaan awak media seputar proses pemeriksaan yang berlangsung hampir 9 jam sejak pukul 7 pagi hingga pukul 4 sore.

“Dikira hanya dua sampai tiga jam beres. Tapi ternyata makan waktu cukup lama juga. Namun tidak ada persiapan khusus untuk tes kesehatan hari ini. Saya optimistis lolos tapi susah kalau politik itu. Kita tunggu hasil akhir di pleno tanggal 23 September nanti,” kata Ayep, Jumat (30/8/2024).

Secara keseluruhan kata dia, rangkaian pemeriksaan kesehatan berjalan baik. Dia juga mengapresiasi terhadap kinerja para dokter yang memeriksa fisik dan organ-organ degeneratif keduanya. “Saya tidak terlalu khawatir karena sebelumnya sering melakukan medical checkup,” ujarnya.

“Kalau ada kekurangan langsung kelihatan. Contohnya di ginjal ada benjolan. Selain itu, secara psikis juga diperiksa dengan psikotest menggambar. Artinya seluruh rangkaian dilakukan secara serius, resmi dan harus mengikuti tahapan-tahapan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Ayep.

Di tempat yang sama, Ketua Tim Pemeriksa Kesehatan dr. M. Arjan Alfaris, menjelaskan, waktu yang diperlukan relatif lebih lama karena kepotong Salat Jumat. “Istirahat biasanya 45 menit terpaksa waktu diperpanjang jadi 90 menit,” tandanya.

Pada pukul 11.30 WIB lanjut dia, kegiatan pemeriksaan sudah dihentikan. Dimulai lagi jam 13.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB.

“Waktu untuk setiap paslon relatif sama hanya selisih 10 plus minus itu wajar. Tim sudah mengantongi hasilnya, tinggal kita rapatkan secara tertutup menjadi sebuah keputusan kolektif, menyangkut rekam medis seseorang,” terang dia.

Masih kata dia, meskipun pemeriksaan sudah selesai dilakukan, tapi hasil rekam medis para calon tidak bisa diungkap ke publik karena bersifat rahasia. “Yang diumumkan hanya kesimpulan dari hasil pemeriksaan yang laksanakan hari ini,” ujarnya.

BACA JUGA:  Deklarasi Dukungan Relawan "Gamis" Energi Positif Pasangan Fahmi-Dida Lanjutkan Perjuangan

Petunjuk Teknis (Juknis) KPU, saat pemeriksaan dilakukan, pasangan calon yang akan berkontestasi tidak mengidap sakit kronis yang akan mengganggu atau yang sifatnya fatal selama masa kepemimpinannya, tambah dia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *