Banyak Mendapat Apresiasi Soal Inovasi, Bappeda Giat Gelar Bimtek

Banyak Mendapat Apresiasi Soal Inovasi, Bappeda Giat Gelar Bimtek
Banyak Mendapat Apresiasi Soal Inovasi, Bappeda Giat Gelar Bimtek/ Foto: Riri Satiri

seputarankita.com, Sukabumi– Upaya mendukung terwujudnya good governance, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi mendorong lahirnya inovasi dari setiap perangkat daerah. Salah satunya, menggelar bimbingan teknis Inovasi Daerah Kota Sukabumi tahun 2024 dilaksanakan di Hotel Horison Kota Sukabumi, Senin (8/7/2024).

” Tujuan pelaksanaan kegiatan kemarin, untuk memotivasi dan mendorong penerapan good governance melaui inovasi daerah,” kata Kepala Bappeda Kota Sukabumi Asep Suhendrawan. Alhamdulillah, Kota Sukabumi mendapat apresiasi dari kabupaten/kota lain dalam hal inovasi. Saat diwawancara awak media. Selasa (9/7/2024).

Apresiasi seperti seperti dengan kedatangan Pemda Tanjung Jabung, Jambi ke Sukabumi tujuannya untuk melihat inovasi dalam penyusunan perancangan Perda Nomor 3 tahun 2021. Sebab, berkat dukungan dari perangkat daerah melahirkan inovasi daerah dan banyak daerah lain hadir dan datang ke Sukabumi melihat lahirnya penyusunan perda.

Asep menuturkan, bahkan pada 2024 ini terdapat sebanyak 549 inovasi yang dilahirkan Pemkot Sukabumi. Rinciannya, sebanyak 160 inovasi dari perangkat daerah, 37 inovasi kecamatan, 132 inovasi kelurahan, 189 inovasi puskesmas labkesda dan RSUD, 30 inovasi sekolah (SD dan SMP), serta satu inovasi BUMD.

” Tidak hanya sisi jumlah, tapi bagaiman bisa membuat inovasi dirasakan manfaatnya. Tidak hanya digital tapi non digital terus diupayakan,” terang Asep. Intinya, salah satu bentuk pemkot bisa melakukan inovasi yang memudahkan pelayanan kepada warga.

Asda Bidang Administrasi Setda Kota Sukabumi Moh Hasan Asyari menambahkan, momen ini dalan menjaring karya inovasi publik yang akan dilaporkan ke Kemendagri karena merupakan hal wajib. ” Bimtek memberikan pengetahuan agar menguasai penginfutan data dan terverifikasi kemendagri,” jelasnya.(ms)

BACA JUGA:  Petani Tewas Tertembak Saat Tidur, Diduga Peluru Pemburu Babi Nyasar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *