seputarankita.com – Hujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Sukabumi pada Rabu, 4 Maret 2026 pagi.
Cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan atap dapur milik seorang warga di Desa Perbawati ambruk hingga rata dengan tanah. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Berdasarkan laporan Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Sukabumi, kejadian berlangsung sekitar pukul 05.30 WIB di Kampung Babakan Situ, RT 001/RW 003, Desa Perbawati, Kecamatan Sukabumi. Rumah yang terdampak diketahui milik Bapak Holil.
Penyusun laporan P2BK Kecamatan Sukabumi, Enggen Harmaen, menjelaskan bahwa hujan deras yang turun sejak dini hari disertai angin kencang menjadi faktor utama penyebab robohnya atap dapur tersebut.
“Kerusakan terjadi di bagian dapur. Untuk kondisi rumah secara keseluruhan masih dapat dihuni oleh pemiliknya,” ujarnya dalam laporan tertulis.
Menindaklanjuti laporan itu, tim P2BK Kecamatan Sukabumi langsung melakukan kaji cepat di lokasi kejadian.
Penanganan dilakukan melalui koordinasi lintas sektor bersama perangkat desa, unsur kecamatan, Koramil, Polsek, Satpol PP, Tagana, serta relawan Pramuka Peduli.
Hasil asesmen sementara menunjukkan kerusakan terfokus pada bagian atap dapur, sementara estimasi kerugian materiil masih dalam proses pendataan.
Kebutuhan mendesak yang teridentifikasi berupa bantuan material bangunan guna mempercepat perbaikan rumah terdampak.
Petugas juga mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, mengingat kondisi hujan disertai angin kencang masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan.
P2BK menegaskan, data yang disampaikan merupakan laporan awal dan akan diperbarui sesuai perkembangan di lapangan.
Apabila masyarakat mengalami keadaan darurat, dapat segera menghubungi Call Center BPBD Kabupaten Sukabumi (Pusdalops PB) di nomor 0266-6323717 atau mendatangi posko di Jalan Perintis Kemerdekaan Km 6, Ciangsana, Desa Sukamulya, Kecamatan Cikembar. UM





