KONI Kota Sukabumi Kecewa Hanya IPSI dan PTMSI yang Diundang di Haornas, Pengcab Lain Kenapa Absen?

Ketua KONI Kota Sukabumi, Haikal Reza Balfas Kecewa Panitia Haornas Hanya Mengundang Pengcab IPSI dan PTMSI

Seputarankita.com – SUKABUMI – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Sukabumi, menunjukkan sikap antipati terhadap panitia penyelenggara Haornas 2024. Dimana panitia hanya mengundang dua Pengcab yaitu Ikatan Pencak Silat (IPSI) dan Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI).

Ketua KONI Kota Sukabumi, Haickel Reza Balfas menuturkan, urusan undangan adalah
kewenangan pemerintah dalam hal ini Disporapar. Sehingga pihaknya tidak tahu menahu soal siapa yang di undang untuk hadir.

“Kami menyayangkan kenapa panitia penyelenggara bersikap tebang pilih. Pengcab IPSI dan PTMSI diundang tapi kenapa Pengcab lain tidak diundang. Harusnya Pengcab yang diundang jangan mengisi barisan kursi di podium malah kami yang duduk di belakang,” ujarnya.

Dalam perhelatan tersebut, KONI hanya ditugaskan untuk mengerahkan masaa dan para pengurus yang menggunakan atribut-atruhut keolahragaan bukan atribut kampanye.

“Ada tim sukses yang menggunakan atribut kampanye. Harusnya panitia menghentikan mereka agar tidak masuk arena sambil menggunakan atribut. Ini malah didiamkan bahkan dikasiih uang lagi,” ujarnya.Sikap panitia itu kata dia telah mencederai azaz keolahragaan jujur dan sportivitas. Untuk paslon kampanye ada ruang dan waktu yang lain. “Jangan mencampuradukan olahraga dan Politik. Akan berdiskusi dengan tim hukum kini dan akan lapor ke Bawaslu,” tandasnya.

Sementara itu, Kadis Porapar Kota Sukabumi, Tejo Condro Nugroho membantah jika pihaknya menjadikan ajang Haornas sebagai arena kampaye politik.

“Beliau selaku calon dan ketua Pengcab IPSI dan PTMSI. Soal adanya keberadaan atribut kami tidak tahu. Dalam konteks ini kami hanya mengundang para pemerhati, pelaku dan relawan atau orang yang berkiprah dalam olahraga atau Pengcab-Pengcab yang di undang secara keseluruhan,” kata Tejo.

BACA JUGA:  Sukabumi Genjot Verifikasi ODF, Sanitasi Masih Jadi Tantangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *