Lebih Dekat dan Lengkap, Posyandu Istimewa Warudoyong Hadirkan 6 SPM untuk Warga

Lebih Dekat dan Lengkap, Posyandu Istimewa Warudoyong Hadirkan 6 SPM untuk Warga
Ketua TP-PKK Kota Sukabumi, Ranty Rachmatilah, pimpin Bimtek Posyandu Istimewa di Warudoyong, Rabu (25/2/2026). FT : Ist

seputarankita.com – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Sukabumi resmi memulai rangkaian Bimbingan Teknis (Bimtek) Posyandu Istimewa. Kecamatan Warudoyong menjadi titik awal kegiatan yang berfokus pada penguatan pelayanan berbasis enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) tersebut, Rabu (25/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Pertemuan Kecamatan Warudoyong ini dihadiri langsung oleh Ketua TP-PKK Kota Sukabumi, Ranty Rachmatilah. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa Posyandu kini bukan sekadar tempat menimbang bayi, melainkan garda terdepan dalam implementasi enam urusan wajib pelayanan dasar pemerintah.

Ranty menjelaskan bahwa revitalisasi Posyandu saat ini diarahkan menjadi pusat layanan kesehatan berbasis siklus hidup. Cakupannya meluas mulai dari pemantauan ibu hamil dan bersalin, bayi dan balita, usia sekolah, remaja, hingga pelayanan bagi lanjut usia (lansia).

“Posyandu memiliki peran strategis yang mencakup enam bidang SPM, yakni kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum (Linmas), serta sosial,” ujar Ranty Rachmatilah di hadapan para kader dan tamu undangan.

Ia menambahkan, di tengah kebijakan efisiensi anggaran, sinergi lintas sektor antara pemerintah kecamatan, Dinas Kesehatan, dan TP-PKK menjadi kunci agar program tetap berjalan efektif dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Fokus Penanganan Stunting dan Program “1 ASN 1 Telur”
Salah satu poin krusial yang dibahas dalam Bimtek ini adalah percepatan penurunan angka stunting di wilayah Kecamatan Warudoyong. Ranty meminta para kader untuk mengoptimalkan program “1 ASN 1 Telur” sebagai langkah konkret pencegahan gangguan pertumbuhan pada anak.

Untuk mencapai target tersebut, ia menekankan prinsip kerja yang presisi bagi seluruh pelaksana lapangan.

“Setiap kebijakan dan pelayanan harus berlandaskan prinsip the right information, the right decision, and the right execution. Dengan data yang benar, keputusan dan eksekusi kita akan tepat sasaran,” tegasnya.

BACA JUGA:  Satgas MBG Dorong Percepatan Peralihan SPPG ke IPAL Tank demi Standar Higienitas

Perwakilan dari Dinas Kesehatan Kota Sukabumi menjelaskan bahwa Bimtek Posyandu Istimewa ini akan dilaksanakan secara roadshow ke seluruh kecamatan di Kota Sukabumi hingga 4 Maret 2026 mendatang.

Melalui penguatan ini, Pemerintah Kota Sukabumi berharap derajat kesehatan masyarakat, khususnya di Kecamatan Warudoyong, dapat meningkat secara signifikan melalui pelayanan yang lebih berkualitas dan berkelanjutan.(Bim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *