Mahasiswa KKN Nusa Putra Dorong UMKM dan Edukasi MPASI di Wangunsari

Mahasiswa KKN Nusa Putra Dorong UMKM dan Edukasi MPASI di Wangunsari

seputarankita.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nusa Putra menggabungkan dua program kerja di Desa Wangunsari, Kecamatan Cisolok, yakni pendampingan UMKM Marni Collection dan edukasi pembuatan MPASI bergizi untuk pencegahan stunting.

‎Dalam program UMKM, tim KKN membantu usaha rajutan tas tersebut meningkatkan branding dan pemasaran melalui pembuatan akun Instagram penjualan, pelatihan strategi pemasaran digital, dan panduan penggunaan media sosial.

‎”Harapannya, jangkauan pasar semakin luas, penjualan meningkat, dan pemilik usaha mandiri mengelola branding di masa depan,” ujar Alma Rahmawati Dewi, Bendahara tim KKN dari Prodi Manajemen, Jumat 15 Agustus 2025.

‎Pemilik usaha, Marni, mengaku omset usahanya kini meningkat, bahkan bisa mencapai Rp4 juta–Rp5 juta per bulan saat mendapat pesanan borongan, meski biaya produksi kini lebih tinggi dibanding dulu.

‎Sementara itu, edukasi MPASI yang digelar mahasiswa mendapat sambutan positif. Imas, kader Sukatani, menilai kegiatan ini membuka wawasan warga untuk mengolah MPASI.

‎Menu bisa dimodifikasi dengan berbagai variasi bahan bergizi seperti sayuran, bukan hanya bubur polos atau telur ceplok. Ia juga mengapresiasi ajakan menanam sayuran sendiri sebagai langkah kemandirian pangan.

‎Kepala Desa Wangunsari, Joni, mengucapkan terima kasih atas dedikasi mahasiswa yang selama satu bulan mengabdi di desanya. Ia berharap ilmu yang diperoleh selama kuliah dapat terus dimanfaatkan untuk pengabdian kepada masyarakat.

‎”Jangan pernah merasa cukup menimba ilmu. Terus belajar setinggi langit agar menjadi orang sukses dan kebanggaan orang tua,” pesannya.

BACA JUGA:  Sinergi DPRD Kabupaten Sukabumi dan Bapelitbangda, Pokir Jadi Jadi Kunci Perencaan Basis Data

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *