Nahas, Ambulans Pengantar Pasien Ringsek Tertimpa Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang

Nahas, Ambulans Pengantar Pasien Ringsek Tertimpa Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang
Sebuah mobil ambulans yang dikemudian Ajuk ringsek pada bagian belakang usai tertimpa pohon tumbang saat mengantarkan pasien pulang dari RS Stukpa Polri / FT: Ist

seputarankita.com – Sebuah mobil ambulans Pemdes Mekarsari yang membawa tujuh orang penumpang termasuk seorang pasien seorang pasien Rumah Sakit Setukpa Polri, ringsek di bagian belakang setelah tertimpa pohon tumbang.

Peristiwa terjadi di Jalan Raya Provinsi ruas Sagaranten-Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu, 21 Januari 2026.

Ironisnya, ternyata dalam mobil tersebut ada seorang pasien bernama Nurhasanah (47) yang baru selesai menjalani dioperasi bersama dua orang balita.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.30 WIB di Kilometer 15, tepatnya di Kampung Cicalobak, RT 006/003, Desa Cijangkar, Kecamatan Nyalindung.

Diperoleh informasi yang dihimpun, kendaraan ambulans jenis Suzuki APV dengan nomor polisi F-9950-V tersebut dikemudikan oleh Asep Ajuk (50).

Saat itu, ambulans sedang dalam perjalanan pulang dari RS Setukpa Polri menuju Kampung Nangka Dua, Desa Mekarsari.

Saat melintas di jalan yang berbelok di TKP, sebuah pohon jenis Jengjeng tiba-tiba tumbang dan menimpa bagian belakang kabin ambulans.

“Pohon tumbang diduga akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut dari pagi hingga siang hari. Batang pohon menghantam tepat di bagian atap belakang kendaraan,” ujar petugas yang melakukan pengecekan di lokasi.

Akibat hantaman keras tersebut, atap bagian belakang ambulans mengalami kerusakan berat (ringsek). Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Namun, lima orang penumpang dilaporkan hanya mengalami luka ringan akibat benturan dan tidak sampai membahayakan jiwa.

Dua penumpang yang duduk di bagian belakang mengalami benturan cukup serius namun masih dalam kategori ringan yaitu Wahyudin (48), mengalami benturan di kepala bagian belakang, Ani Suhayat (52), mengalami benturan di bahu dan kepala.

Petugas segera melakukan evakuasi agar para korban mendapatkan penanganan medis. Pihak berwenang telah berkoordinasi dengan Tenaga Kesehatan (Nakes) UPTD Puskesmas Cijangkar untuk memastikan kondisi para korban.

BACA JUGA:  Tinjau Dampak Bencana, Dila Nurdian Soroti Kondisi SDN Cikahuripan Usai Banjir Bandang

Pasca-kejadian, petugas kepolisian dan instansi terkait langsung terjun ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Langkah-langkah yang diambil meliputi pengecekan kondisi korban, pendataan saksi-saksi, serta pemeriksaan kondisi kendaraan.

Sementara arus lalu lintas di Jalan Raya Provinsi yang beraspal mulus tersebut sempat terganggu namun tetap lancar berkat adanya marka jalan yang jelas dan penanganan cepat dari petugas. UM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *