Pasca Diterjang Banjir, Kini Jembatan Gantung Leuwi Reuming Beroperasi Kembali

Pasca Diterjang Banjir, Kini Jembatan Gantung Leuwi Reuming Beroperasi Kembali
Bupati Sukabumi Asep Japar, saat Peresmian Jembatan Gantung Leuwi Reuming pada Senin, 26 Januari 2026./FT:IST

seputarankita.com – Jembatan Gantung Leuwi Reuming di Kampung Citamiang, Desa Sukaluyu, Kecamatan Kalibunder, diresmikan Bupati Sukabumi H. Asep Japar pada Senin (26/1/2026) kemarin.

Jembatan yang diresmikan, merupakan akses penghubung antara Desa Sukaluyu, Kecamatan Kalibunder dengan Desa Sirna Mekar, Kecamatan Tegalbuleud. Sebelumnya hancur akibat diterjang banjir bandang pada Desember 2024, sehingga aktivitas warga sempat terhambat. di hari yang sama, Bupati juga meresmikan Kantor Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi.

Bupati Sukabumi, Asep Japar menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut menggunakan dana APBD Kabupaten Sukabumi dengan nilai anggaran sekitar Rp900 juta. Jembatan memiliki panjang 70 meter dan dikerjakan selama 120 hari kalender.

“ Mengajak seluruh masyarakat untuk sama-sama merawat jembatan ini, supaya awet, kuat, dan benar-benar bermanfaat,” ujar Asep Japar.

Menurutnya, keberadaan jembatan ini sangat strategis karena memangkas jarak tempuh warga secara signifikan.

“Yang tadinya dari Kalibunder ke Tegalbuleud harus menempuh puluhan kilometer, sekarang dengan jembatan ini bisa dicapai sekitar lima menit. Ini tentu akan meningkatkan perekonomian masyarakat,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati turut menyampaikan kondisi Kabupaten Sukabumi yang dalam beberapa waktu terakhir kerap dilanda bencana.

“Saya dan Pak Haji Andreas baru sebelas bulan bertugas sebagai bupati dan wakil bupati. Sejak pelantikan sampai hari ini, Sukabumi mengalami bencana terus-menerus. Mohon doa dari Bapak dan Ibu semua,” tuturnya.

Ia mengungkapkan, sekitar 9.000 rumah warga terdampak bencana dan membutuhkan perbaikan. Pemerintah daerah, kata dia, berkomitmen untuk segera melakukan pembangunan dan relokasi.

“Insya Allah tahun ini Pemerintah Kabupaten Sukabumi akan segera membangun dan merelokasi rumah-rumah yang terdampak bencana. Mudah-mudahan dalam bulan-bulan ke depan bisa direalisasikan. Mohon doa,” tambahnya.

BACA JUGA:  Ahli Waris Korban Tewas Kecelakaan GT Ciawi 2 Dapat Santunan Kematian dari PT Jasa Raharja

Sementara itu, Camat Kalibunder Sri Resmiati menyampaikan bahwa keberadaan kembali Jembatan Leuwi Reuming sangat penting bagi masyarakat.

“Dengan dibangunnya kembali jembatan ini, menjadi sarana vital dalam mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, sosial, pelayanan kesehatan, dan pelayanan lainnya,” ujarnya.

Ia juga menginformasikan bahwa jembatan tersebut sebelumnya dibangun pada tahun 2020 melalui program TMMD, namun rusak akibat bencana pada Desember 2024.

“Atas nama Forkopimcam dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati karena jembatan ini telah dibangun kembali dan hari ini diresmikan langsung,” ucapnya.ms

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *