seputarankita.com – Hujan deras yang mengguyur Kota Sukabumi sejak Rabu malam, 22 Mei 2025 hingga Kamis dini hari, 23 Mei 2025 pukul 00.35 WIB, memicu terjadinya 20 titik bencana di berbagai wilayah.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Pemadam Kebakaran Kota Sukabumi mencatat, bencana tersebut terdiri dari 17 titik banjir limpasan dan 3 titik tanah longsor.
Kejadian ini menyebar di sejumlah kelurahan dan kecamatan, mendorong BPBD untuk melakukan penanganan cepat guna meredakan situasi.
Kepala Pelaksana BPBD dan Pemadam Kebakaran Kota Sukabumi, Novian Rahmat, menjelaskan bahwa banjir limpasan terjadi di berbagai wilayah, di antaranya RT 02 RW 02 Kelurahan Cibeureum Hilir, Kampung Legok Bitung RT 01 RW 12 Kelurahan Limusnunggal.
Peristiwa juga terjadi di wilayah RT 01 RW 04 Kelurahan Baros, serta belakang Santa Sea dekat SMPN 8 RT 03 RW 07 Kelurahan Babakan.
“Banjir juga tercatat di RT 02 RW 08 Kelurahan Limusnunggal, RT 04 RW 08 Kelurahan Cikondang, dan Jalan Ciandam dekat rel kereta api Kelurahan Cibeureum Hilir,” kata Novian, Jumat, 23 Mei 2025.
Selain itu kta dia, banjir merendam kawasan RW 02 belakang SLB Kelurahan Sudajaya Hilir, Jalan Gunungkarang RT 02 RW 08 Kelurahan Limusnunggal, Jalan Lingkar Selatan RW 03 depan Terminal Tipe C Sudajaya Hilir. Lalu alan Limusnunggal RT 03 RW 07 Kelurahan Limusnunggal.
Banjir juga dilaporkan di RT 04 RW 13 Kelurahan Dayeuhluhur Kecamatan Warudoyong, RT 03 RW 01 Kelurahan Cikondang, Kampung Sindangresmi RT 03 RW 08 Kelurahan Babakan Kecamatan Cibeureum.
Kampung Liung Tutut RT 03 RW 09 Kelurahan Limusnunggal Kecamatan Cibeureum, dan Jalan Pelda Suryanta 88 RT 03 RW 13 Kelurahan Nanggeleng Kecamatan Citamiang tak luput dari terjangan bencana.
Sementara itu, tiga titik tanah longsor terjadi di Kampung Babakan Jampang RT 04 RW 11 Kelurahan Cisarua, Gang Pangkalan RT 04 dan 05 RW 14 Kelurahan Cisarua Kecamatan Cikole yang juga dilaporkan mengalami ambruk, serta di RT 02 RW 07 Kelurahan Subangjaya Kecamatan Cikole.
“Seluruh kejadian telah kami tindak lanjuti dengan respons cepat bersama tim di lapangan yang bersinergi dengan kelurahan serta para relawan,” ujarnya. Meski intensitas hujan tergolong tinggi dan cakupan bencana cukup luas, hingga laporan ini disusun tidak ditemukan adanya korban jiwa.
Namun demikian, sejumlah rumah warga, fasilitas umum, dan akses jalan dilaporkan terdampak. Pendataan lebih lanjut serta upaya pemulihan terus dilakukan, termasuk pemantauan terhadap potensi bencana susulan mengingat kondisi cuaca yang masih fluktuatif.
BPBD Kota Sukabumi menjadwalkan penanganan lanjutan pada Jumat, 23 Mei 2025, dengan fokus pada pembersihan lumpur di kawasan terdampak banjir limpasan seperti Legok Bitung, Cibeureum dan Kampung Liung Tutut, Limusnunggal.
LSementara untuk longsor, penanganan akan difokuskan di Gang Pangkalan, Subangjaya (Gang Inti Karya), dan Kampung Babakan Jampang.
BPBD juga mengimbau seluruh warga, khususnya yang tinggal di wilayah rawan bencana, untuk tetap waspada dan segera melapor ke pihak kelurahan atau BPBD jika melihat tanda-tanda terjadinya bencana. UM





