Akses Jalan Tamanjaya Cigaru Tertutup Longsor, Kini Sudah Bisa Dilalui Roda Dua

Akses Jalan Tamanjaya–Cigaru Tertutup Longsor, Kini Sudah Bisa Dilalui Roda Dua
BPBD Kabupaten Sukabumi dengan dukungan kecamatan dan desa setempat melakukan evakuasi meterial longsor Desa Ciemas Kecamatan Ciemas / FT: Ist

seputarankita.com – Hujan lebat disertai angin kencang memicu tanah longsor di Kampung Giri Asih, Desa Ciemas, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Selasa, 11 November 2025 dini hari. Material longsoran menutup total akses jalan penghubung Desa Tamanjaya dan Desa Cigaru.

‎Kepala Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, membenarkan kejadian sekitar pukul 03.30 WIB tersebut. “Longsor menutup akses jalan Tamanjaya–Cigaru akibat hujan berintensitas tinggi disertai angin kencang,” ujarnya.

‎Koordinasi cepat dilakukan antara pihak kecamatan dan PT Wilton, yang segera mengerahkan alat berat untuk membersihkan material longsoran. “Saat ini jalur sudah bisa dilalui kendaraan roda dua,” kata Daeng.

‎BPBD terus memantau kondisi lapangan dengan dukungan aplikasi InaRisk dan InaSafe milik BNPB untuk memetakan titik rawan bencana. Cuaca di wilayah Sukabumi dilaporkan berawan hingga hujan ringan.

‎Daeng mengimbau warga agar tetap waspada menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, mengingat hujan dengan intensitas tinggi masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Sukabumi.

‎Selain menutup akses jalan, longsor juga sempat mengganggu aktivitas warga sekitar yang hendak menuju pasar dan sekolah. Beberapa pengendara terpaksa memutar arah karena tim pembersihan masih bekerja di lokasi sejak pagi hingga siang hari.

‎Pemerintah kecamatan bersama perangkat desa terus berkoordinasi untuk memastikan jalur alternatif dapat digunakan jika hujan deras kembali mengguyur dan memicu longsor susulan.

‎Aparat juga menyiagakan relawan di titik rawan untuk mempercepat respons darurat bila kondisi memburuk.

‎Hingga sore hari, petugas gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan PT Wilton masih melakukan pembersihan sisa material tanah serta pemeriksaan kestabilan tebing di sekitar lokasi.

‎Upaya ini dilakukan untuk mencegah kejadian serupa yang dapat mengancam keselamatan pengguna jalan. UM

BACA JUGA:  Tragis, Siswi MTs Diduga Jadi Korban Perundungan, Keluarga Laporkan ke Polisi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *