Polisi Ungkap Motif Tawuran dalam Kasus Pembacokan Empat Remaja di Sukabumi

Polisi Ungkap Motif Tawuran dalam Kasus Pembacokan Empat Remaja di Sukabumi
Jajaran Polsek Cibadak berhasil meringkus empat pelaku pembacokan terhadap empat remaja di perbatasan Cibadak-Parungkuda, Sukabumi, Selasa (3/2/2026). FT : Ilustrasi Gang Motor

seputarankita.com – Kedok di balik peristiwa pembacokan empat remaja di perbatasan Cibadak-Parungkuda pada Minggu (1/2/2026) akhirnya terbongkar. Polsek Cibadak memastikan insiden berdarah tersebut bukanlah aksi spontan, melainkan tawuran terencana antar dua komunitas yang dipicu melalui media sosial.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi berhasil meringkus empat orang terduga pelaku berinisial RH, AI, RI, dan ZD. Keempatnya kini harus mendekam di sel tahanan Mapolsek Cibadak untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolsek Cibadak, AKP I Djubaedi, mengungkapkan bahwa peristiwa ini bermula dari ajakan seorang remaja berinisial A melalui media sosial. Motif awalnya adalah mengajak rekan-rekannya berkumpul untuk mengambil sebuah sepeda motor Yamaha Aerox.

“Kelompok ini berjumlah sekitar 15 orang, bergerak dari Cibadak menuju Parungkuda menggunakan sepeda motor. Aksi konvoi mereka sebenarnya sempat dibubarkan petugas dan warga karena dianggap meresahkan,” terang AKP I Djubaedi dalam keterangannya, Selasa (3/2/2026).

Nahas, saat kelompok tersebut kembali ke arah Cibadak, mereka bertemu dengan komunitas lawan yang sudah janjian di titik perbatasan. Bentrokan senjata tajam pun tak terhindarkan di ruas Jalan Nasional Sukabumi-Bogor tersebut.

Polisi berhasil mengamankan sejumlah senjata tajam yang digunakan untuk melukai lawan, di antaranya sebilah samurai, dua celurit, dan satu corbek. Senjata-senjata ini diketahui milik kedua komunitas yang bertikai.

Akibat bentrokan tersebut, lima orang dilaporkan menjadi korban. Empat di antaranya, yakni MIF, B, AS, dan MD, harus dilarikan ke IGD RSUD Sekarwangi karena menderita luka bacok yang cukup serius.

Meski telah mengamankan empat orang, kepolisian menegaskan bahwa kasus ini belum selesai. Identitas pelaku lain yang terlibat dalam aksi tawuran maut pukul 04.00 WIB pagi itu sudah dikantongi.

“Identitas pelaku lainnya sudah kami pegang. Kami akan segera melakukan pemanggilan dan pengejaran terhadap mereka yang terlibat,” tegas Kapolsek.

BACA JUGA:  Sampah Jadi Emas! Pegadaian Gandeng Bank Sampah Mandiri Ubah Limbah Jadi Tabungan

Pihak kepolisian mengimbau kepada para orang tua untuk lebih memperketat pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka di media sosial guna mencegah terjadinya aksi kriminalitas serupa. Bim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *