seputarankita.com – Wakil Wali Kota Bobby Maulana menanggapi munculnya dugaan kebocoran dokumen negara yang belakangan ramai diperbincangkan. Dalam apel pagi bersama jajaran pegawai, Bobby mengingatkan agar masyarakat lebih cermat dalam menyikapi informasi yang beredar.
Ia mengatakan, data yang beredar di publik saat ini hanya potongan-potongan yang belum tentu utuh dan akurat. Hal ini diperparah dengan adanya video yang sengaja dipotong lalu disebarluaskan tanpa memperhatikan konteks keseluruhan.
“Dalam tayangan video itu, kita belum tahu siapa yang menyebarkannya. Orang itu mungkin hanya menonton sebentar, potong videonya, lalu langsung sebar. Padahal prosesnya belum selesai, tapi videonya sudah tersebar ke mana-mana,” jelasnya.
Terkait isi dokumen yang menyebut soal rotasi jabatan, Bobby menegaskan bahwa hal tersebut adalah bagian dari proses reguler di pemerintahan. Rotasi akan dilakukan pada bulan Agustus mendatang sesuai tahapan yang sudah direncanakan.
Bobby pun mengajak semua pihak untuk mendukung jalannya program pemerintah dan tidak terjebak pada potongan informasi yang bisa memicu kesalahpahaman. Ia menilai, ketenangan dan kerja sama semua unsur sangat dibutuhkan.
“Kita fokus saja berbuat yang terbaik. Soal bocoran tadi, semoga orang yang menyebarkannya bisa dapat hidayah,” ujarnya. UM





