Seputarankita.com – SUKABUMI – Ketua Badan Pengurus Cabang (BPC) Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Kota Sukabumi, Rina Nurdayani, menegaskan tekadnya untuk selalu berpegang pada hukum yang berlaku. Dia berkomitmen untuk membangun kepercayaan publik lewat kerja nyata dan terorganisir.
Dia menyatakan bahwa jika ada persoalan hukum yang muncul, pihaknya siap bekerja sama dengan aparat penegak hukum (APH), seperti Kepolisian, Kejaksaan, dan Inspektorat. Rina juga mengingatkan Bidang Pekerjaan Konstruksi itu rentan persoalan hukum.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam Musyawarah Cabang (Muscab) Gapensi Kota Sukabumi yang dihadiri oleh 41 pengusaha lokal. Muscab kali ini mengusung tema “Sinergi Membangun Konstruksi Unggul di Era Modern.”
Dalam sambutannya, Rina berharap agar Gapensi Kota Sukabumi bisa memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kesejahteraan anggotanya.
“Kami minta pemerintah agar memberikan perhatian yang lebih besar kepada Gapensi, sehingga organisasi ini dapat lebih mudah bekerja sama dengan pihak swasta dalam upaya mewujudkan pembangunan yang lebih baik di Kota Sukabumi,” ujarnya.
Rina juga menyoroti ketertinggalan Gapensi Kota Sukabumi dibandingkan dengan Gapensi di daerah lain, seperti Cianjur. Ia bertekad untuk mengubah keadaan ini agar Gapensi Sukabumi setara dengan daerah lain dalam memberikan kontribusi terhadap pembangunan daerah.
Ketua BPD Gapensi Jawa Barat, H. TB Nasrul Ibnu HR, turut menekankan pentingnya Muscab sebagai agenda organisasi lima tahunan yang bertujuan untuk menghasilkan keputusan yang konstruktif.
Dalam kesempatan tersebut, Nasrul mengungkapkan bahwa keputusan yang diambil diharapkan dapat memperkuat kerja sama antara Gapensi, pemerintah daerah, dan aparat penegak hukum. Mengingat pekerjaan konstruksi kerap menghadapi risiko persoalan hukum, sinergi antara berbagai pihak sangat diperlukan.
Nasrul juga mengungkapkan adanya penurunan jumlah anggota Gapensi akibat perubahan regulasi di sektor konstruksi, seperti penerapan UU Cipta Kerja.
Raden Koesoemo Hutaripto, anggota Komisi II DPRD Kota Sukabumi, memberikan apresiasi terhadap Muscab Gapensi yang dinilai sebagai langkah positif dalam mendorong kemajuan pembangunan Kota Sukabumi.
Menurutnya, Muscab ini menjadi langkah strategis untuk memastikan bahwa pembangunan di kota ini dapat berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan, sehingga tidak ada lagi bangunan yang rusak sebelum waktunya.
“Pentingnya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di dalam organisasi Gapensi agar dapat menjadi pionir dalam sektor konstruksi di Kota Sukabumi,” tandasnya.
Muhammad Sahid, Kepala Bidang Tata Bangunan, Jasa Konstruksi, dan Pertamanan DPUTR Kota Sukabumi, yang mewakili Pj Wali Kota Sukabumi dan Kepala Dinas PUTR, Soni Hermanto, membuka secara resmi Muscab Gapensi ke-X.
Dalam amanat yang dibacakan oleh Sahid, Kadis PUTR berharap Muscab ini dapat menghasilkan kepengurusan yang solid dan mampu bekerja sama dengan pemerintah daerah.
“Gapensi merupakan mitra strategis bagi pemerintah dalam pembangunan, khususnya di bidang jasa konstruksi, mengingat setiap proyek konstruksi pasti melibatkan pihak ketiga,” ujar Sahid.
Ia menambahkan bahwa melalui Muscab ini, Gapensi diharapkan dapat meningkatkan peranannya dalam pembangunan daerah serta memperkuat komunikasi dengan pemerintah untuk mengikuti perubahan regulasi dan memenuhi kebutuhan pembangunan di era modern.





