Seputarankita.com – SUKABUMI – Kebakaran yang terjadi di Cijangkar, Sukabumi, pada Minggu (1/2/2025) siang, menyebabkan kerusakan yang signifikan meskipun tidak menelan korban jiwa.
Kebakaran yang diduga akibat korsleting listrik tersebut melanda sebuah bangunan non-permanen milik Surahman (58) di Jalan Sikib RW 10, Kelurahan Nangeleng, Kecamatan Citamiang.
Kobaran api dengan cepat merambah bangunan berukuran 7x4x3 meter, menghanguskan seluruh isinya, termasuk peralatan rumah tangga dan alat produksi bubur milik pemilik rumah.
Tim BPBD Sukabumi bekerja sama dengan Damkar dan PLN untuk menangani kebakaran dan mengatasi gangguan listrik yang ditimbulkan.
Kepala BPBD Kota Sukabumi, Novian Rahmat, menjelaskan bahwa meskipun kebakaran sudah berhasil dipadamkan, kerugian materiil yang dialami oleh Surahman dan keluarga cukup besar.
Selain rumah yang terbakar, peralatan produksi seperti mesin cuci, lemari es, televisi, kasur, dan alat memasak juga musnah.
“Kobaran api cepat membesar karena tiupan angin kencang dan material bangunan yang mudah terbakar. Pihak BPBD terus memberikan bantuan kepada korban, seperti sembako, kasur lipat, selimut, dan alat kebersihan,” kata dia.
Selain itu kata Novian, bahan bangunan seperti kayu, genteng, bambu, dan paku juga dibutuhkan untuk memperbaiki kerusakan. Meskipun usaha bubur yang dikelola Surahman terhenti karena kebakaran ini, BPBD berkomitmen untuk memastikan kebutuhan mendesak korban segera dipenuhi.
Kebakaran tersebut juga menyebabkan pemadaman listrik di sekitar lokasi, dan satu keluarga yang terdiri dari empat orang terdampak. Surahman mengungkapkan bahwa dia sempat mendengar suara letupan sebelum api muncul di atap, namun dia gagal mencegah kebakaran semakin meluas.





