Waspada! Maling Ternak Berkeliaran Cari Mangsa

Masyarakat Cikundul Girang Dihebohkan dengan Penemuan Bagian Tubuh Domba yang Sengaja Disembelih untuk Mengambil Daging Sisanya Ditinggalkan Begitu Saja di Satu Tempat

Seputarankita.com – SUKABUMI – Menjelang bulan suci Ramadhan, warga Kampung Cikundul Girang, Kelurahan Lembursitu, Kota Sukabumi, digegerkan oleh kasus pencurian ternak yang semakin meresahkan. Terbaru, warga menemukan bagian kepala dan usus seekor domba di sebuah bukit kecil bernama Pasir Babi.

Temuan ini langsung menjadi perbincangan hangat di kalangan warga yang semakin khawatir dengan maraknya aksi pencurian hewan ternak di daerah mereka.

Penemuan mengerikan ini pertama kali dilaporkan oleh Syamsul Hikayat, seorang warga setempat, yang kemudian membagikan informasi tersebut melalui aplikasi WhatsApp.

Tak butuh waktu lama, kabar ini menyebar luas hingga sampai ke pemilik ternak, Abeb, yang tinggal tak jauh dari lokasi penemuan. Abeb pun segera memeriksa kandangnya dan mendapati bahwa salah satu dombanya yang bernama Si Jalu telah hilang.

Menurut kesaksian Abeb, sekitar pukul 22.00 WIB ia masih terjaga, namun sekitar pukul 01.30 WIB saat ia mengecek kandang, ia sempat melihat lampu kandangnya padam sebentar lalu menyala kembali.

Karena tidak ada tanda-tanda mencurigakan, ia mengira tidak terjadi apa-apa. Namun, saat ia kembali mengecek sekitar pukul 03.00 WIB, ia terkejut mendapati satu dombanya yang paling besar sudah raib.

Keesokan harinya, Abeb mencoba mencari jejak dombanya di pasar ternak dekat Santiong Makam Cina, namun tidak menemukan petunjuk apa pun. Ia juga menanyakan kepada para pedagang domba, tetapi tidak ada yang mengetahui keberadaan ternaknya.

Ini bukan kali pertama ia kehilangan domba, karena setelah dihitung, sudah tujuh kali ia mengalami kejadian serupa dalam beberapa waktu terakhir. Maraknya pencurian ternak ini membuat warga semakin resah, terutama menjelang Ramadhan, saat kebutuhan hewan ternak meningkat.

Abeb pun berharap pihak berwenang segera turun tangan untuk menyelidiki kasus ini dan meningkatkan keamanan di wilayahnya. Ia juga mengimbau warga lain untuk lebih waspada agar kejadian serupa tidak terus berulang dan merugikan masyarakat. UM

BACA JUGA:  Wali Kota Sukabumi Soroti Isu Dualisme: β€œTak Boleh Ada Dua Komando!”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *